Komunikasi adalah hal sangat sering kita lakukan dalam kehidupan
sehari-hari. Namun keadaan masyarakat indonesia yang begitu kompleks
membuat masyarakatnya sulit dalam berkomunikasi dengan perbedaan sosial
dan budaya. Orang yang menerima pesan atau informasi dalam komunikasi
disebut Komunikan, dan orang yang memeberikan informasi di sebut
Komunikator. Dalam berkomunikasi, masyarakat dipengaruhi oleh berbagai
hal mengenai komunikasi itu sendiri, misalnya bentuknya, teknik, tahap,
maupun faktor-faktor dalam komunikasi itu. latar belakang seseorang
juga akan berpengaruh dalam berkomunikasi, misalnya, seseorang yang
berpendidikan tinggi akan cenderung berkata lebih sopan dan menahan
diri dalam berbicara.
Pada prosesnya, komunikasi sesorang pada
orang lain tidak lepas dari adanya "Persepsi". Persepsi sesorang pada
lawan dalam berkomunikasi seperti "Teori Gunung Es" yakni yang terlihat
saat awal bertemu adalah hanya sebagian kecil dari diri komunikan
maupunn komunikator. Bila persepsi awal di antara keduanya kurang baik,
maka proses komunikasi akan sdikit sulit berjalan. Selain persepsi
masih banyak hal lain yang dapat menentukan keberhasilan dari
komunikasi, misalnya, daya tarik komunikan, pengetahuan dari komunikan,
kepekaan terhadap soaial, selain itu kredibilitas seseorang juga akan
mempengaruhi keberhasilan dari komunikasi.
Proses komunikasi juga dapat dilakukan dengan berbagai cara atau
langkah. Pertama, komunikasi dapat dilakukan dengan cara Verbal, yakni
dilakukan dengan cara-cara yang biasa, umum dan sederhana. Misalnya
dengan berbicara secara langsung, atau dengan menuliskan sesuatu. Yang
Kedua, dengan cara non-verbal, yakni dengan cara-cara yang berbentuk
gerak, ekspresi, atau hal-hal lain yang bersifat simbolik
(menggambarkan sesuatu tidak secara langsung), misalnya untuk
menyetujui sesutu seseorang hanya menggangguk tangpa mengucapkan kata
setuju, meskipun terdapat beberapa daerah yang menganggap bahwa
menganggk itu tanda tidak setuju, namun tetap harus kembali lagi kepada
budaya daerah disekitar. Hal ini karena kamonikasi dipengaruhi oleh
letak soegrafis, dan kondisi sosial budaya pada pihak-pihak yang
berkomunikasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar